mohamadrza

Just another WordPress.com site

Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Pengaruhnya September 30, 2011

Filed under: Tugas Kuliah — mohamadrza @ 11:54 pm

Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.

Pengertian bahasa menurut menurut Gorys Keraf (1997 : 1), bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi

Fungsi Bahasa Dalam Masyarakat :

1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
3. Alat untuk mengidentifikasi diri.

 

Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia

Definisi lain dari bahasa adalah sebagai sebuah sistem komunikasi yang membuat manusia dapat bekerja sama. Definisi ini menekankan fungsi sosial dari bahasa dan fakta bahwa manusia menggunakannya untuk mengekspresikan dirinya sendiri dan untuk memanipulasi objek dalam lingkungannya. Pandangan bahasa ini berhubungan dengan kajian bahasa dalam fungsional atau kerangka pragmatis, serta dalam socio-linguistik dan antropologi linguistik. Dalam Filosofi bahasa pandangan ini sering dikaitkan dengan karya terakhir Wittgenstein dan dengan filsuf bahasa umum seperti G. E. Moore, Paul Grice, John Searle dan J. L. Austin.

Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia

Bahasa pun bisa sebagai sarana komunikasi yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya komunikasi antara satu manusia dengan satu manusia lainnya, manusia bisa bekerja sama dalam berbagai urusan dan untuk mencapai tujuan yang sama.

Alat untuk mengidentifikasi diri

Maksud dari mengidentifikasi diri adalah untuk mengetahui tentang jati diri sendiri atau memberi informasi kepada orang lain.

Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Meskipun dipahami dan dituturkan oleh lebih dari 90% warga Indonesia, Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian besar warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di Indonesia sebagai bahasa ibu.Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Meskipun demikian, Bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, di media massa, sastra, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya, sehingga dapatlah dikatakan bahwa Bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.

Oleh karena itu,kita yang menjadi Warga Negara Indonesia ini wajib untuk menguasai bahasa Indonesia yang berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa dan juga untuk menghindari terjadinya hal yang sebagaimana disebutkan di atas.Sebanyak apapun dan bervariasi seperti apapun bahasa daerah yang bangsa kita miliki akan menjadi sia-sia jika tidak memiliki bahasa pemersatu bangsa untuk mencapai Negara yang damai dan makmur .Mungkin menurut sebagian orang mempelajari atau bisa bahasa daerah saja sudah cukup.tapi,secara tak langsung bahasa itu sendiri akan mempengaruhi kehidupan orang itu sendiri.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s